Halaman

Rabu, 01 Januari 2014

Kata Kata Pepatah Jawa dan Artinya

Kumpulan Pepatah Jawa dan Artinya Ra kroso aku dewe yo wis tuo wah dadi ngomong jowo iki. Ben ono korelasi karo artikel sing dibahas dadi aku yo kudu ngomong bahasa jowo yo ra...?
Lama gak pulan kampung, rindu juga dengan kampung halaman, dan selalu ingat kata kata bahasa jawa dari kedua orang tua. Tak terasa sekarang saya sudah menjadi orang tua. Beliau Bapak dan Ibuku sering memberikan petuah dengan menggunakan Pepatah Jawa yang selalu aku ingat sampai sekarang.
Bar njenguk wong tuo lan ngobrol ngobrol karo wong tuo dadi kelingan wah ketoe nek update artikel mengko aku arep bahas pepatah jawa tapi lengkap karo artine ndakan sing moco ngko ra ngerti.

Pepatah adalah sebuah kata kata yang di berikan oleh orang tua pada umumnya atau dari guru guru yang sudah lebih paham memahami arti kehidupan. Pepatah adalah sebuah kata hiasan atau sindiran yang penuh makna dan arti.
Aja Nguthik-uthik Macan Turu
Artinya, aja nguthik-uthik (jangan mengusik), macan turu (harimau yang tidur)
Dudu Sanak Dudu Kadang, Yen Mati Melu Kelangan
Artinya, dudu sanak (bukan saudara), dudu kadang (bukan kerabat), yen mati (kalau meninggal), melu kelangan (ikut kehilangan)
Agama Ageming Aji
Artinya, agama (agama), ageming aji (busana berharga)
"Bener Ketenger, Becik Ketitik, Ala Ketara"
Artinya, bener ketenger (benar ditandai), becik ketitik (baik terbukti), ala ketara (buruk kelihatan sendiri)
Lambe Satumang Kari Samerang
Artinya, lambe satumang (bibir setebal tumang atau bibir tungku dapur), kari samerang (tinggal sebatang padi)
"nggah nggih nggah nggih ora kepanggih”. Cuma menjawa “ya” saja tapi nasihat atau pekerjaan atau tugasnya tidak dilaksanakan sama sekali
"Kebo Nyusu Gudel"
Artinya, kerbau menyusu kepada anaknya (gudel, Jawa)
"Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata"
Artinya, desa mawa cara (desa mempunyai adat sendiri), negara mawa tata (negara memiliki tatanan, aturan, atau hukum tertentu)
Sedikit primbon jawa sudah saya tulis dalam artikel ini mudah mudahan yang baca ngerti yah. Kalau pas yang baca orang jawa pesanku ojo lali karo tanah kelahiranmu yo ndok.... Sehebat apapun dirimu sekarang, ingatlah selalu dengan tanah kelahiranmu terlebih lagi jangan melupakan kedua orang tuamu yang selalu sayang denganmu dan selalu rindu padamu ketika kamu sudah besar dan merantau, apalagi kalau anda sudah berkeluarga sering terjadi kalian asyik dengan duniamu saat ini dan melupakan kedua orang tuamu yang selalu kangen dan rindu kepadamu.

Sempatkan barang sehari untuk menjenguk kedua orang tuamu, salam manis dari anak yang sayang kedua orang tua.
Facebook Twitter Google+
Back To Top